Sabtu, 12 Februari 2011

Tugas softskill membuat makalah Perekonomian Indonesia dengan judul: "SISTEM PEREKONOMIAN INDONESIA"



NAMA            : Ihsan Ramadhan Saputra
NPM               : 23210391                                                                     
KELAS           : 1EB11

Sistem Perekonomian Indonesia.


PENDAHULUAN
Tidak ada satu negarapun yang bisa menerapkan suatu sistem perekonomian secara ekstrim. Di Indonesia, pemerintah mempunyai peran penting sebagai wasit dalam megawasi jalannya perekonomian.
Pemerintah perlu men-support dan melindungi para pelaku ekonomi atau masyarakat ekonomi yang lemah, supaya kedepannya bisa menjadi ekonom yang mandiri dan cerdas.
Hal ini juga harus didukung dengan Pemerintahan yang baik, yang bersih, dan memiliki birokrasi-birokrasi yang sehat, dan perlu juga dilakukan pengawasan atas aliran dana modal yang masuk ke Negara kira agar terhindarnya praktek monopoli, dan Salah satu faktor penyebab kompetisi ekonomi yang tidak sehat adalah pemerintahan yang tidak sehat.




SISTEM EKONOMI DAN PERSOALANNYA

1.Sistem Ekonomi
Setiap negara memiliki sistem ekonomi. Pilihan terhadap sistem ekonomi yang dianut oleh suatu negara tergantung pada kesepakatan nasional negara tersebut.
Lazimnya, kesepakatan nasional ini berdasarkan dibuat mengacu pada undang-undang dasar yang dimiliki oleh Negara kita. Di samping itu, undang-undang dasar, falsafah dan ideologi negara juga sangat berperan pada sistem ekonomi suatu negara. Sistem ekonomi adalah cara suatu negara mengatur kehidupan ekonomi bangsanya dalam rangka mencapai kemakmuran.

2. Tiga persoalan pokok Ekonomi.

Tiga persoalan ekonomi sudah tidak asing lagi terdengar di telinga kita, dalam bahasa Inggris, disebutkan ada 3 pokok masalah/persoalan ekonomi, yaitu:

What(Apa ), How (Bagaimana), dan For Whom (Untuk Siapa)

a.Jenis dan Jumlah barang serta Jasa yang harus diproduksi(What).
What, dalam bahasa Indonesia berarti “Apa”, jadi ketika akan terjun ke dunia Ekonomi/bisnis, kita sebagai produsen harus mengetahui apa yang akan kita produksi kepada masyarakat sebagai calon konsumen, dan berapa jumlah barang yang akan kita produksi.

b.Cara Sistem Ekonomi menghasilkan Barang dana Jasa(How).
 How, dalam bahasa Indonesia berarti “Bagaimana”, jadi pemilihan cara menghasilkan barang dan jasa. How menunjukkan persoalan yang dihadapi oleh sistem perekonomian yang terkait dengan pertanyaan: Bagaimana menghasilkan barang dan jasa. Untuk mencapai kemakmuran. Artinya, setiap sistem ekonomi harus dapat menjawab persoalan cara yang ditempuh oleh suatu negara untuk menghasilkan barang dan jasa.

c.Cara Distribusi Barang dan Jasa (For Whom).
For Whom, dalam bahasa Indonesia berarti “Untuk siapa”, jadi persoalan ketiga yang akan kita hadapi adalah untuk siapa barang yang akan kita produksi dipasarkan, kita harus cermat dalam memilih calon konsumen yang akan menggunakan produk dari kita, dan jangan sampai kita memasarkan produk kita ke orang yang salah, orang yang salah yang dimaksud disini adalah semisal orang yang akan mengkonsumsi produk A tetapi kita memberi produk B, itu akan berdampak pada hasil penjualan produk tsb, bisa kurang berhasil, atau tidak berhasil sama sekali.

Setelah mengikuti uraian tentang persoalan pokok yang dihadapi oleh setiap sistem ekonomi, tiba saatnya kita mendefinisikan sistem ekonomi. Sistem ekonomi dapat didefinisikan sebagai suatu strategi atau cara suatu bangsa atau negara mengatur tata kehidupan ekonominya dalam rangka mencapai kemakmuran masyarakatnya.

1. Tiga Sistem Ekonomi Utama
Sistem ekonomi merupakan aturan-aturan yang digunakan dalam kehidupan perekonomian. Kita dapat membedakannya ke dalam tiga macam sistem yang lazim dijalankan oleh suatu negara, yaitu sistem ekonomi liberal (pasar bebas), perencanaan sentral, dan campuran.
a. Sistem Ekonomi Pasar Bebas
Sistem ekonomi pasar bebas adalah pengaturan kehidupan
ekonomi diserahkan pada mekanisme pasar.

b. Sistem Ekonomi Perencanaan Sentral
Sistem ekonomi perencanaan sentral adalah pengaturan
kehidupan ekonomi dikelola langsung oleh negara.

c.Sistem Ekonomi Campuran
Sistem ekonomi campuran adalah pengaturan kehidupan
ekonomi dikelola bersama oleh swasta dan pemerintah.


Indonesia terlalu Meniru Sistem Perekonomian Asing

Indonesia dinilai terlalu berkiblat sistem ekonomi di luar negri. Padahal
sistem tersebut belum tentu tepat diterapkan di negeri kita sendiri.
Tidak bisa diterapkannya sistem pemasaran tsb, karena faktor perbedaan. Di luar negeri, kondisi masyarakat, ekonomi dan politik cenderung stabil dibanding negeri kita. Juga Sistem hukum yang kian tertata rapi, tegas, dan dapat diandalkan dengan baik. Sementara di Negara kita? Masih 0 besar.
Kondisinya beda. Sistem, masyarakat, gaya hidup mereka hingga pemerintahan itu berbeda. Kita baru akan bangun masyarakat hukum sementara di sana sudah jalan lama.
Kita, atau disini pemerintah harus menciptakan system perekonomian khusus untuk Negara kita, yang sesuai dengan keadaan penduduk, ekonomi dan sistem hukum yang diterapkan di Indonesia
Dan Masyarakat dapat dirubah dengan dua hal, yaitu dengan cara teks book dan cara lihat langsung. Indonesia harus melakukan kedua cara tersebut. Karena orang kita cenderung tertarik dengan melihat langsung.
Pemasar harus mempunyai strategi yang jitu untuk menguasai pasar. Pemasar juga tidak boleh egois dalam bertindak/bersikap, tetapi harus melihat kondisi lapangan yang sebenarnya.
Dengan melihat sendiri kondisi lapangan. Akan memberikan hasil yang berbeda. Mereka juga harus jeli melihat peluang pasar yang ada. Yang kira-kira bisa dimanfaatkan, langsung berinovasi. Apalagi masyarakat Indonesia cenderung bersikap konsumtivisme dan bisa disebut sebagai target korban iklan.

PENUTUP
Materi dalam makalah ini disajikan sesuai dengan apa yang terjadi di lapangan dan semoga dapat dipahami oleh semua pembaca, sehingga makalah ini bisa menjadi sangat berguna, dan semoga dapat bermanfaat untuk menambah wawasan kita dalam dunia perekonomian, dan kritis dalam berpikir

Saya mohon maaf apabila ada kekurangan atau kesalahan dalam
penulisan makalah ini. Terimakasih atas kesempatan yang Ibu berikan
untuk saya mengerjakan dan menyelesaikan makalah ini.
Wassalam.


SUMBER: http://www.scribd.com/doc/21244026/EKONOMI-Sistem-Perekonomian-Indonesia

Jumat, 21 Januari 2011

Tugas Meringkas Artikel Bisnis dengan Judul "MENJADI KAYA ATAU MISKIN SANGATLAH MUDAH"


Nama         : Ihsan Ramadhan Saputra

NPM           : 23210391

Kelas          : 1EB11

 

Menjadi KAYA Atau Menjadi Miskin Sangatlah Mudah.


Dengan kondisi perekonomian seperti, banyak sekali masyarakat atau sebagian besar orang yang semakin kalap dalam menghadapi hidup, dikeluarkan dari pekerjaan, atau perusahaan yang sudah bangkrut karena krisis global, ada juga orang yang dengan sengaja ataupun sadar sekali orang tersebut keluar dari pekerjaannya hanya karena merasa tidak nyaman untuk bekerja terlalu lama pada perusahaanya tersebut.

Sehingga dengan keadaan seperti itu ada yang asal untuk mendapatkan penghasilan atau dengan kata lain ingin cepat kaya, dengan cara memanipulasi atau lebih gamblangnya menipu dengan kalimat atau tulisan-tulisan yang menyesatkan, seperti misal cara mudah uang mengalir ke rekening anda, atau menjanjikan penghasilan 9 juta/bulan bahkan menjanjikan penghasilan ratusan juta dalam 100 hari dll.

Namun semua itu adalah kenyataan yang ada di masyarakat kita, mereka itu termasuk orang-orang yang dalam keadaan kalap,bingung, namun kebutuhan sangat mendesak yang harus di penuhi atau mereka juga korban dari janji-janji tulisan yang menggiurkan sehingga mereka terjebak untuk mau tidak mau meniru cara dan usaha mereka.

Hanya dengan mengeluarkan uang 100 atau 200 ribu maka rekening anda akan di aliri terus menerus uang dalam sehari 1 juta…??? saya sudah banyak melihat pada situs yang ada mungkin ribuan jumlahnya yang pada intinya sebenarnya sama beli, bayar dan menjual barang /cd/ebook yang mereka miliki, dengan jelasnya sebagai re seller, sbebenarnya tidak salah jikalau dari awalnya mereka berterus terang yang mereka lakukan adalah menjual cd/e book/informasi dan jika ada yang berminat seharusnya di jelaskan bukan di iming-imingi dengan kekayaan, kemudahan, kesuksesan.

Dalam hal ini adalah yang menjadi korban adalah orang-orang yang mereka serius dan sangat butuh pekerjaan, mungkin untuk uangpun mereka pas-pasan, namun mereka terbius oleh iming-iming mendapat pekerjaan secara online ataupun bukan online yang telah di tawarkan yang ujung-ujungnya mereka di paksa secara tidak sadar mengeluarkan sejumlah uang, dan mereka hanya disuruh menjual lagi produknya tersebut, jadi intinya tidak ada pekerjaan online ataupun tidak online yang jelas mereka disuruh menjual lagi produk tersebut, sungguh perbuatan yang menurut saya sangat menyedihkan.

Menurut saya semua itu ada dan sudah menjadi mindset kita sehari-hari sehingga kita bisa tertarik atau terjebak oleh tulisan atau janji dari para penggasak uang, yang pada intinya adalah bahwa kita sebaiknya bijaksana dalam menjalani keadaan kita sekarang atau lebih tepatnya tetap berusaha tenang meskipun kondisi kita sudah berada di ujung tanduk, itu sebenarnya hanya perasaan dan pikiran kita saja yang mengatakan demikian sesungguhnya tidak sama sekali.

Saya ambil contoh orang yang terganggu jiwanya (gila) maaf bukan maksud saya kita harus menjadi orang gila, meskipun mereka kumel , kurus , tidak terurus, tidak kenal keluarga hidup dipinggir jalan , makan seadanya, namun mereka tetap tersenyum bahkan senyum yang sangat tulus, bahagia, wajahnya tertawa memancarkan pancaran sinar yang memang mereka tidak memilki masalah, namun bagi kita yang waras kita melihat kondisinya tersebut sangat memprihatinkan.

Itu semua hanya ada di didalam otak kita/mindset kita, yaitu bagaimana kita yang waras berfikir dan menyikapi keadaan sama dengan orang gila tadi bagaimana juga dia menyikapi hidupnya secara sudut pandang (mindset).

Dalam pengertian begini kita yang waras harus lebih pandai menyikapi keadaan, kondisi, meskipun kondisi kita tidak seperti yang kita harapkan dan inginkan kita harus dapat tetap berfikir positif dan merasa bahagia, namun bukan berarti kita harus meniru seperti orang gila bukan sama sekali.

Sebenarnya segala sesuatu yang kita alami adalah hasil dari fikiran dan perasaan kita yang selama ini telah kita buat, dan itu mungkin juga hasil buah fikiran kita berpuluh tahun yang lalu namun baru sekarang kita menerima mengalaminya, percaya atau tidak percaya tapi seperti itulah kenyataannya

Saya ambil contoh dari beberapa kejadian dan hasil wawancara langsung, sebenarnya kejadian yang tidak sengaja saya terlibat pembicaraan dengan seorang yah kalau dibilang pekerjaan kasar lah (maaf tidak ada maksud menyinggung profesi) hasil dari pembicaraan saya tersebut adalah ternyata memang orang tersebut mempunyai prinsip hidup , pandangan, wawasan ya memang sesuai dengan apa yang dia dapatkan sekarang.

Jelasnya bahwa orang tersebut memiliki mindset bahwa dia hanya ingin hidup sederhana, tenang, penghasilan ya sekedarnya nggak masalah yang penting dia hidup merasa tenang, namun apa yang didapat ya memang persis seperti itu keadaanya, dengan gaji yang (maaf) tidak seberapa bila dibandingkan dengan orang-orang yang sukses.

Dan adalagi sekelumit kenyataan yang terjadi pada teman saya sendiri, saya berteman sudah cukup lama dari mulai SMP, SMA, KULIAH bahkan sampai sekarang, pada saat itu waktu itu saya masih SMA, nah teman saya yang satu itu dia mempunyai pikiran (mindset) ingin jadi orang kaya, sebenarnya kondisi keluarganya saat itu yah terbilang keluarga sederhana sama seperti saya, setelah masuk bangku kuliah saya sudah bekerja di sebuah Bank nasional terbesar, dan teman saya belum mendapat pekerjaan.

Jadi otomatis saya bekerja sambil kuliah, nah teman saya yang satu itu tetap dengan impiannya untuk jadi orang kaya, dia pernah menceritakan kesuksesan tetangganya dengan bekerja di luar negeri dan pulang dengan membawa uang banyak, dan hal tersebut selalu di bicarakan ke saya berulang kali bahwa dia ingin bekerja di luar negeri dan pulang dengan membawa uang yang banyak.

Dari tahun ke tahun setelah lulus dia belum mendapat pekerjaan selama 2 tahun, lebih jelasnya pengangguran selama 2 tahun, sedangkan saya saat itu sudah memegang uang, dan memilki kendaraan dan masih bujangan, namun dia tetap dengan impian dan cita2nya dalam pengertian mindsetnya akan bekerja di luar negeri dan membawa pulang uang banyak tetap tidak surut.

Teman saya yang satu itu memilki mindset dan gaya seperti orang sukses, dia ingin memilki mobil, rumah dan pekerjaan di luar negeri, dan menjadi orang kaya, padahal saat dia menceritakan hal yang itu-itu lagi dalam hati saya berkata bagaimana mungkin, bagaimana mungkin dia bekerja di luar negeri, bekerja sebagai pegawaipun belum, yang intinya bagaimana caranya dia dapat mewujudkan semua impian dan cita2nya itu….??? bahkan dia sendiripun tidak tahu bagaimana caranya.

Tunggu dulu…! hati-hati dengan pikiran anda (maindset) pikiran andalah yang membuat anda seperti sekarang ini dan itu benar seratus persen,… anda adalah hasil pikiran anda sendiri… jadi jangan salahkan siapapun atau apapun,..

Apa yang terjadi terhadap teman saya tersebut…? tanpa disangka-sangka dia diterima juga pada salah satu bank nasional, satu tahun dia bekerja dan menjadi pegawai.
, dengan tiba-tiba ada sebuah peluang dia mendapat tawaran untuk bekerja di salah satu cabang di luar negeri…???!!!!!!!!! dan ndilalahnya,.. dia lulus dengan sangat mudah, padahal saya tahu persis bahasa inggrisnya… lumayan jelek bgt,.. yah samalah seperti saya.

Sekarang dia mendapat apa yang dia inginkan sesuai dengan mindsetnya sejak awal, demikian pula dengan saya, saya belum mengerti pada awalnya, saya menemukan atau mengerti akan hal ini dari pencarian saya mengenai kehidupan dari sejak dulu bertahun-tahun lamanya, sudah beberapa guru, seminar, seminar tungdesem, ESQ , buku2 dari banyak ahli,… yang pada akhirnya saya mempunyai kesimpulan dan teknik sendiri untuk dapat mengolah mindset saya, sehingga saya juga mengatur kehidupan saya dengan sesuai yang saya inginkan.

Sejak mengetahui dan memiliki teknink ini saya keluar dari pekerjaan saya yang sangat nyaman pada salah satu Bank Nasional Terbesar, malahan pada saat saya mendapat promosi menjadi salah satu manager dan dengan sadar dan sesuai keinginan saya, saya menjalani hidup dengan damai nyaman, bahagia, dan bersyukur.

Setiap hari saya selalu bersama dengan anak-anak saya, istri dan saya sangat bahagia sekali, saya ucapkan syukur kepada tuhan yang maha kuasa, saya menjalani hidup dengan sesuai keinginan saya, dan ini semua yang saya mau.

Bagaimana dengan penghasilan saya untuk dapat menghidupi saya dan keluarga..? Alhamdulillah dengan teknink yang yang saya pakai sekarang ini, dan saya juga sangat percaya ini memang berlaku untuk saya, anda bahkan semesta alam ini,..sebenarnya saya ingin menuliskan bagaimana teknik dan trik2 untuk dapat selalu mengatur mindset kita agar selalu mencapai sukses dan keinginan, kebahagian, selalu dalam kondisi sadar dan selaras dengan kehendak alam terhadap diri kita dan kehidupan kita.

Jadi pesan saya HATI-HATI terhadap pikiran anda kenalilah apa yang sebenarnya anda inginkan dan pikiran, keinginan dan pikiran harus selaras, maka kita akan selaras dengan alam dan kita dapat mengetahui apa yang tuhan mau terhadap kita dalam wacana mencapai kebahagiaan yang kita inginkan.

Berbahagia, bersyukur dan selalu berfikir positif, sukses selalu untuk anda semua.


Jumat, 24 Desember 2010

Tugas Softskill membuat makalah pengantar bisnis dengan judul: " BERBISNIS VIA ONLINE"


Nama          : Ihsan Ramadhan Saputra
NPM           : 23210391
Kelas          : 1EB11


Berbisnis Via Online.
           
Dewasa ini, Perkembangan bisnis online sangat pesat. Hal ini dapat dilihat dari banyaknya iklan-iklan yang terdapat pada media internet baik dari Indonesia maupun di luar negeri. Seolah-olah bisnis online telah menjadi candu dikalangan masyarakat di dunia. Baik perusahaan yang besar, perusahaan menengah, ataupun usaha kecil. Mereka berlomba-lomba untuk melakukan bisnis online di internet, sebab bisnis online dapat menekan biaya promosi yang mahal. Jadi bisnis online dapat memberi untung yang besar terhadap kita yang menjalankan bisnis tersebut asalkan kita serius dan menjalankan bisnis tersebut dengan benar.
A.   Definisi Bisnis Online
Bisnis Online adalah bisnis yang dijalankan secara online di internet(e-commerce). Prinsipnya sama seperti menjalankan bisnis offline, ada produk, ada jasa, ada nilai tambah yang perlu dijual agar bisa menghasilkan uang. Tapi bedanya, bisnisnya dijalankan secara online di internet. Pemasaran dilakukan melalui internet dan pembelinya didapat melalui internet.
B.   Start Awal
Banyak orang menggunakan alasan kemampuan, modal, dan kondisi perekonomian saat ini sebagai alasan untuk menunda dan tidak memulai usaha atau bisnis sendiri, padahal hal tersebut tidaklah benar, hal tersebut hanya alasan untuk diri sendiri atau membenarkan bahwa mengapa Anda tidak memulainya, padahal semua hal tersebut bukan kendala atau alasan. Bila alasan Anda tidak punya kemampuan, maka sudah pasti Anda harus mulai belajar, karena tidak ada orang dilahirkan dengan tidak memiliki kemampuan. Kemampuan dimiliki orang karena ia belajar dan praktek.
Bila alasan Anda tidak punya banyak modal, maka solusinya menjalankan usaha atau bisnis melalui internet. Karena menjalankan bisnis di internet tidak mengeluarkan modal besar. Hanya perlu website dan rekening Bank.Tetapi Jika Anda berbudget besar Anda bisa membeli design website dan webhosting berbayar(server website Anda).Dan jika Anda berbudget Anda minim,Banyak domain dan web hosting yang gratis,misalnya: blog,facebook,dll.Itu semua pilihan Anda,yang terpenting adalah bagaimana Anda memberikan pelayanan yang Plus pada konsumen,Sehinnga konsumen tertarik pada produk yang Anda pasarkan.
Bila Anda tidak mempunyai produk untuk dijual , Anda Bisa memasarkan Produk orang lain,misalnya dengan cara memasang banner iklan.Dan jual dengan harga yang menurut menurut Anda mendapatkan keuntungan yang banyak sabagai perantara dalam menjual produk tersebut.Atau Anda mempunyai Hoby menulis,misalnya menulis Novel atau bahkan Anda Pintar dalam bikin Komik.Anda bisa memasarkan Karya Anda,misalnya di Scribd.Dan Anda juga bisa menjalankan program affiliasi, yaitu mempromosikan produk atau jasa orang lain dengan imbalan komisi dari setiap sales yang terjadi atas produk yang Anda referensikan.
C.   Hal-hal penting yang perlu diketahui dan dipelajari
1.     Pemasaran Via Online
Anda akan belajar teknik pemasaran melalui media internet, yang lebih banyak mendatangkan calon pembeli,orang lain berinvestasi di website(masang iklan)

2.      Melakukan Pengamatan
Pelajaran untuk mengetahui dan mempelajari potensi kategori bisnis online yang akan Anda jalankan, apakah nantinya akan menguntungkan atau tidak, bisa dilihat melalui teknik market riset ini, bila terlihat kurang menguntungkan, tidak perlu dijalankan dan cari potensi kategori bisnis online lainnya

      3.   Menentukan Keyword Market Bisnis Anda
Dalam memasarkan produk di internet baik produk sendiri maupun produk affiliasi, Anda perlu mengetahui keyword market bisnis untuk produk yang akan Anda pasarkan, Anda harus cermat dalam menentukan keyword market bisnis,Sehingga tidak cuman Banyak pendatang tapi tidak ada pembeli.



      4     Mengecek Tingkat Persaingan dan Memantau Pesaing Anda
           Sebagai pemain baru, Anda perlu mengetahui siapa sebenarnya pesaing Anda di internet yang sudah lebih dulu ada, apa keunggulan pesaing Anda dan bagaimana agar bisa unggul bersaing dengannya,Jadi Anda harus pintar – pintar dalam mempromosikan produk Anda.Dan banyak – banyaklah meminta kritik dan saran pada konsumen,Dari situlah Kita bisa membangun lebih baik produk yang kita pasarkan.

     5.    Membuat Blog Gratis Untuk Memasarkan Jasa Anda
Ada 2 pilihan dalam membuat blog dengan domain dan hosting sendiri maupun dengan blog gratis.

     6.     Memasarkan Produk Affiliasi
Bila tidak punya produk, Anda bisa memasarkan produk affiliasi untuk menciptakan penghasilan online, Anda akan diajarkan cara pemasaran produk affiliasi ada 2 yaitu fokus untuk pemasaran 1 produk affiliasi dan satu lagi untuk pemasaran banyak produk affiliasi

     7.     Membuat Website Komunitas
Anda akan diberikan cara membuat website komunitas, dimana membuat website komunitas tujuan utamanya untuk mendapatkan penghasilan online dari sponsor iklan dan program affiliasi




    8. Internet Marketing
Anda harus akan belajar 2 teknik internet marketing yang powerful yaitu search engine marketing dan community marketing, dalam pemasaran melalui internet, teknik ini yang paling baik untuk mendatangkan sales.

Kelebihan dari Bisnis Online antara lain:
a)    bisnis online bisa dijalankan dari mana saja, yang penting ada komputer atau laptop yang terhubung ke internet,dan tidak terfokus pada waktu.Kerja bisa santai,tidak seperti kerja di perkantoran yang melelahkan
b)    Modal yang dibutuhkan relatif lebih sedikit
c)    Bisnis bisa berjalan otomatis dengan bantuan software tertentu
d)    Tidak butuh jumlah karyawan yang banyak
e)    Tersedia banyak pilihan bisnis yang ada
Dan kelemahan dari berbisnis via online antara lain:
a)    Koneksi Internet yang Mahal.
b)    Kurva pembelajaran lama, lebih banyak mengandalkan pengalaman pribadi untuk meraih kesuksesan bisnis online.
c)    Awal-awal tahun akan makan banyak waktu daripada kerja biasa dan mengorbankan banyak waktu bersama keluarga.
d)    Kuper is not cool. Jangan lupa terapkan ilmu anti kuper dan anti mati gaya.
e)    Terlalu banyak pilihan bisa membuat kita bingung mau milih ikutan yang mana
f)     Sulitnya membangun kepercayaan dengan customer

             
KESIMPULAN:
Jadi, Kita dapat menarik kesimpulan bahwa untuk saat ini berbisnis dengan media internet(online) merupakan cara ampuh untuk menarik konsumen sebanyak-banyaknya, dengan modal yang bisa dibilang “Lumayan”, kita juga akan mendapat keuntungan yang besar jika kita serius mendalaminya.

Jumat, 12 November 2010

Tugas Softskill membuat makalah pengantar bisnis dengan judul: "FRANCHISE, BISNIS YANG CUKUP MENGUNTUNGKAN"

Nama                 : IHSAN RAMADHAN SAPUTRA
NPM                  : 23210391
Kelas                 : 1EB11
Mata kuliah      : PENGANTAR BISNIS



FRANCHISE, BISNIS YANG CUKUP MENGUNTUNGKAN

Pendahuluan
    
Franchising pada adalah sebuah konsep pemasaran untuk memperluas jaringan usaha secara cepat. Sistem yg dimiliki oleh usaha franchise dianggap memiliki banyak kelebihan terutama menyangkut masalah dana, SDM dan managemen, kecuali kerelaan pemilik merek untuk berbagi dengan pihak lain. Franchising juga dikenal sebagai jalur distribusi yang sangat efektif untuk mendekatkan produk kepada konsumennya melalui tangan-tangan franchisee.

     Fenomena yang menarik dibeberapa tahun ini yaitu makin tumbuh suburnya Bisnis Franchise, terutama pada bidang makanan. Coba anda amati, dewasa ini banyak sekali usaha baru yang sangat kreatif menawarkan berbagai jenis produk / jasa, misalnya usaha makanan cepat saji. Mereka membuka gerai-gerai mereka di pertokoan atau di jalan utama yang mudah diakses oleh siapa saja. Contoh yang paling dekat adalah makanan cepat saji seperti:  Mc’D, KFC, Pizza Hut, Dunkin Donuts dll.

     Beberapa pemilik usaha berada di luar negri seperti Mc’D, Dunkin Donuts, KFC, Pizza Hut, Starbucks yang berasal dari Amerika Serikat Bread dengan pembeli yang bisa dikatakan cukup banyak.

     Berdasarkan latar belakang di atas, yang menjadi perhatian adalah faktor-faktor apa yang mendorong pertumbuhan Bisnis Franchise di Indonesia ? Selain itu makalah ini memfokuskan pada dua hal. Yang pertama adalah untuk membeli franchise. Yang lain adalah untuk membeli bisnis yang ada. Kedua kegiatan memiliki peluang dibandingkan dengan memulai bisnis baru dan akan dikaji dalam makalah ini, diawali dengan franchising.

Latar Belakang Pada Franchising
    
Pemilik usaha disebut franchisor atau seller, sedangkan pembeli “Hak Menjual” disebut franchisee. Para pengusaha disebut franchisee. Isi perjanjian adalah franchisor akan memberikan bantuan dalam memproduksi, operasional, manajemen dan kadangkala sampai masalah keuangan kepada franchisee. Luas bantuan berbeda tergantung pada policy dari franchisor. Misalnya beberapa franchisor memberikan bantuan kepada franchisee dari awal usaha mulai dari pemilihan lokasi, mendesain toko, peralatan, cara memproduksi, standarisasi bahan, recruiting dan training pegawai, hingga negosiasi dengan pemberi modal. Ada pula franchisor yang menyusun strategi pemasaran dan menanggung biaya pemasarannya. Sebaliknya franchisee akan terikat dengan berbagai peraturan yang berkenaan dengan mutu produk / jasa yang akan dijualnya. Franchisee juga terikat dengan kewajiban keuangan kepada franchisor seperti pembayaran royalty secara rutin baik yang berkenaan maupun yang tidak dengan tingkat penjualan yang berhasil dicapainya.

     Keberhasilan franchising adalah bergantung pada kerja keras dari franchisee dan nilai yang ditambahkan oleh franchisor. Berikut ini adalah cara Franchisor untuk mendapatkan uang, antara lain:
a) menjual franchise kepada franchisee
b) menjual perlengkapan ke franchisee
c) mengumpulkan persentase penjualan
d) dalam beberapa kasus perusahaan menyediakan pelatihan khusus / bahan.

Beberapa keuntungan bagi Franchisor (perusahaan induk) :

1. Produk atau jasa terdistribusi secara luas tanpa memerlukan biaya promosi dan biaya investasi cabang baru.
2. Produk atau jasa dikonsumsi dengan mutu yang sama.
3. Keuntungan dari royalti atau penjual lisensi.
4. Bisnisnya bisa berkembang dengan cepat di banyak lokasi secara bersamaan, meningkatnya keuntungan dengan memanfaatkan investasi dari franchisee.

Bagi Franchisee (pemilik hak-jual) :

1. Popularitas produk atau jasa sudah dikenal konsumen, menghemat biaya promosi.
2. Mendapatkan fasilitas-fasilitas manajemen tertentu sesuai dengan training yang dilakukan oleh franchiser.
3. Mendapatkan image sama dengan perusahaan induk.


1. Membeli Franchise
    
Pengusaha yang terbaik adalah yang paling siap untuk kemungkinan berhasil, apakah fokus bisnis yang dimulai dari awal, membeli franchise, atau membeli bisnis yang ada. Dengan memulai usaha kecil sebagai franchisee, pengusaha harus mempersiapkan perusahaannya agar mampu mewakili sosok perusahaan induk dan memiliki produk dan jasa yang mutu serta citranya sama dengan produksi perusahaan induk. Selain itu, pengusaha harus pandai memilih perusahaan induk yang punya potensi untuk dijual dan dikenal luas.

     Franchise dapat dibagi dalam dua kelompok besar yaitu Franchise Asing dan Franchise Lokal. Franchise asing adalah franchisornya berasal dari luar negri cenderung lebih disukai karena sistemnya lebih jelas, merek sudah diterima diberbagai dunia, dan dirasakan lebih bergengsi. Beberapa Franchise Asing yang sukses di Indonesia misalnya dalam bidang usaha makanan, minuman dan cafe antara lain Quickly, Baskin Robin, Starbucks, Mc Donalds, Pizza Hut, Wendy’s, Tony Romas, Bread Story, Bread Talk, Kentucky Fried Chicken, Kafe Dome, Hard Rock CafĂ©, Planet Hollywood, sedangkan bidang usaha lain misalnya Sogo Department Store, Marks & Spencer, Ace Hardware, ERA Indonesia, Ray White, English First, Future Kids, dan lain-lain. Dalam waktu yang singkat beberapa Franchise Asing ini berkembang dibanyak kota di tanah air.
Franchise Lokal menjadi salah satu pilihan investasi untuk orang-orang yang ingin cepat menjadi pengusaha tetapi tidak memiliki pengetahuan cukup piranti awal dan kelanjutan usaha ini yang disediakan oleh pemilik waralaba. Contohnya antara lain Es Teler 77, Mr Celup, Ayam Bakar Wong Solo, dan lain sebagainya.

     Masalah-masalah dalam membeli franchise dapat dilihat sebagai masalah umum atau masalah-masalah khusus untuk itu franchisor :
Biaya franchise meliputi:

a) Ongkos awal, dimulai dari Rp. 10 juta hingga Rp. 1 miliar. Biaya ini meliputi pengeluaran yang dikeluarkan oleh pemilik waralaba untuk membuat tempat usaha sesuai dengan spesifikasi franchisor dan ongkos penggunaan HAKI.

b) Ongkos royalti, dibayarkan pemegang waralaba setiap bulan dari laba operasional. Besarnya ongkos royalti berkisar dari 5-15 persen dari penghasilan kotor. Ongkos royalti yang layak adalah 10 persen. Lebih dari 10 persen biasanya adalah biaya yang dikeluarkan untuk pemasaran yang perlu dipertanggungjawabkan.

Beberapa keuntungan bentuk franchise makanan antara lain yaitu:

1. Franchising saat ini populer bagi usaha kecil dan menengah karena franchisor menawarkan keuntungan, bantuan managerial dan pemasarannya bagi pengusaha yang bersedia menjualkan produk dan jasa franchisor.
2. Franchisor akan melakukan pelatihan secara berkala kepada pegawai franchisee sehingga standard operasional dan mutu produk serta jasa sesuai dengan standard franchisor.
3. Franchisee akan mempunyai keuntungan pengalaman mengakses management skills dari suatu bisnis besar.
4. Franchisee tak usah memulai bisnisnya dari nol karena bisnis franchisor sudah terkenal dan mempunyai pasar.
5. Franchisee mempunyai peluang untuk berkembang cepat.


2. Apa Saja Yang Termasuk Franchise?
     
Ketika membeli franchise, biasanya konsisten pada beberapa item yang dibeli, meskipun secara khusus tentang apa yang sedang dibeli dalam setiap kasus harus diperiksa. Ini umumnya adalah sebagai berikut:

1. Membentuk sebuah nama, merek produk, dan pelayanan.

2. Kemampuan untuk beroperasi di bawah nama merek untuk jangka waktu tertentu. Jangka waktu biasanya beberapa standar seperti 5, 10 atau 20 tahun.

3. Satu toko atau hak untuk memiliki lebih dari satu unit.

     Memang memilih franchise saat ini lagi populer dan menjanjikan keuntungan, namun ada pula franchisee yang terpaksa menutup usahanya. Jadi memilih franchisor berikut produk/jasanya juga perlu dipertimbangkan dengan masak, terutama isi ikatan perjanjian antara hak dan kewajiban serta prospek keberhasilan penjualannya.


3. Kewajiban Yang Harus Dijalankan Franchisor & Franchisee
Unsur –unsur Franchise :
1. Adanya minimal 2 pihak, yaitu pihak franchisor dan pihak franchisee. Pihak franshisor sebagai pihak yang memberikan franchise sementara pihak franshisee merupakan pihak yang diberikan/ menerima franshise tersebut.
2. Adanya penawaran paket usaha dari franchisor.
3. Adanya kerja sama pengelolaan unit usaha antara pihak franchisor dengan pihak franchisee.
4. Dipunyainya unit usaha tertentu (outlet) oleh pihak franchisee yang akan memanfaatkan paket usaha miliknya pihak franchisor.
5. Seringkali terdapat kontrak tertulis antara pihak franchisor dan pihak franchisee.

Fee : Fee merupakan biaya yang harus dikeluarkan oleh penerima waralaba (franchisee) kepada pemberi waralaba (franchisor) yang umumnya dihitung berdasarkan persentase penjualan.

     Franchise Fee (Biaya Pembelian Hak Waralaba) : Franchise Fee adalah biaya pembelian hak waralaba yang dikeluarkan oleh pembeli waralaba (franchisee) setelah dinyatakan memenuhi persyaratan sebagai franchisee sesuai kriteria franchisor. Umumnya franchise fee dibayarkan hanya satu kali saja. Franchisee fee ini akan dikembalikan oleh franchisor kepada franchisee dalam bentuk fasilitas pelatihan awal, dan dukungan set up awal dari outlet pertama yang akan dibuka oleh franchisee.

     Hak Cipta : Hak cipta adalah hak eklusif sesesorang untuk menggunakan dan memberikan lisensi kepada orang lain untuk menggunakan kepemilikan intelektual tersebut misalnya sistem kerja, buku, lagu, logo, merek, materi publikasi dan sebagainya.

     Modal Awal :  modal awal yang harus disetorkan dan dimiliki oleh franchisee pada saat memulai usaha waralabanya. Initial investment terdiri atas franchise fee, investasi untuk fixed asset dan modal kerja untuk menutup operasi selama bulan-bulan awal usaha waralabanya.

     Perjanjian Waralaba  : Perjanjian waralaba merupakan kumpulan persyaratan, ketentuan dan komitment yang dibuat dan dikehendaki oleh franchisor bagi para franchisee-nya. Didalam perjanjian waralaba tercantum ketentuan berkaitan dengan hak dan kewajiban franchisee dan franchisor, misalnya hak teritorial yang dimiliki franchisee, persyaratan lokasi, ketentuan pelatihan, biaya-biaya yang harus dibayarkan oleh franchisee kepada franchisor, ketentuan berkaitan dengan lama perjanjian waralaba dan perpanjangannya dan ketetentuan lain yang mengatur hubungan antara franchisee dengan franchisor.

     Outlet Milik Franchisor (Company Owned Outlet, Pilot Store) : Franchisor yang terpercaya adalah franchisor yang telah terbukti sukses dan mengoperasikan outlet milik mereka sendiri yang dinamakan Company Owned Outlet atau Pilot Store. Jangan pernah membeli hak waralaba dari franchisor yang tidak memiliki outlet yang sejenis dengan outlet yang dipasarkan hak waralabnya.

     Advertising Fee (Biaya Periklanan) : Advertising Fee (Biaya Periklanan) nerupakan biaya yang dibayarkan oleh penerima waralaba (franchisee) kepada pemberi waralaba (franchisor) untuk membiayai pos pengeluaran/belanja iklan dari franchisor yang disebarluaskan secara nasional/international. Besarnya advertising fee maksimum 3% dari penjualan. Tidak semua franchisor mengenakan advertising fee kepada franchiseenya. Alasan dari adanya advertising fee adalah kenyataan bahwa tujuan dari jaringan waralaba adalah membentuk satu skala ekonomi yang demikian besar sehingga biaya-biaya per outletnya menjadi sedemikian effisiennya untuk bersaing dengan usaha sejenis. Mengingat advertising fee merupakan pos pengeluaran yang dirasakan manfaatnya oleh semua jaringan, maka setiap anggota jaringan (franchisee) diminta untuk memberikan kontribusi dalam bentuk advertising fee.

KESIMPULAN :

     Jadi berbisnis franchise adalah berbisnis dengan cara membeli nama / merk kepada sang pemilik / penjual, untuk dikembangkan lagi lebih luas oleh para pembeli franchise dengan maksud dan tujuan untuk meraup untung / penghasilan sebanyak-banyaknya dengan cara menjual produk yang sudah mempunyai nama yang cukup dikenal / diketahui oleh sebagian banyak orang di suatu Negara atau bahkan sampai Mancanegara.